Mengenal Buah Kiwi dan Kandungannya Bagi Kesehatan
![]() |
| Foto by Pixabay. com |
Dagingnya berwarna hijau terang dengan biji-biji hitam kecil, lezat dimakan segar sebagai buah meja, asal dikupas dahulu atau disendok langsung dari buahnya.
Buah kiwi yang banyak kandunganya ini biasanya dibuat dalam makanan seperti: salad buah, es krim atau sebagai hiasan Cake yang nikmat.
Asal Anda tahu bahwa buah yang bernama Chinese Gooseberry ini bukan berasal dari negeri Cina melainkan buah ini berasal dari bangladesh.
Menurut buku Food by Waverly Root, tidak ada pustaka yang menyebut bahwa di Cina tumbuh buah kiwi. Malah Bangladesh disebut sebagai negara asal buah kiwi, bukan dari Cina seperti nama latinnya.
Buah kiwi yang bisa masak sepanjang tahun ini kandungan vitamin C nya dua kali lipat lebih besa dari buah jeruk.
Juga ada vitamin A, B1, B2, potasium, niasin dan asam folat dalam jumlah cukup besar.
Selain itu, buah kiwi kaya dengan klorofil dan mempunyai sumber antioksidan yang terbaik. Di bawah ini kandungan buah kiwi per 100 gram yang dipaparkan oleh situs Daherbacom
Keunggulan buah kiwi terdapat dari komposisi kimianya yang terdiri dari unsur-unsur gizi dan non-gizi, sangat penting bagi kesehatan.
Rendah Energi
Kandungan lemak dan energi buah kiwi cukup rendah sehingga buah ini merupakan salah satu buah yang sangat baik untuk dikonsumsi oleh orang yang sedang melakukan diet rendah kalori.
Kandungan energi dalam setiap 100 gram buah kiwi hanya 61 Kkal, atau kurang dari 40 persen jumlah energi yang terdapat pada buah pisang.
Kandungan energi buah kiwi lebih rendah dibandingkan jeruk, orange, dan anggur, tapi sedikit lebih tinggi dibandingkan lemon, strawberi, belewah, dan pepaya.
Kandungan energi buah kiwi lebih rendah dibandingkan jeruk, orange, dan anggur, tapi sedikit lebih tinggi dibandingkan lemon, strawberi, belewah, dan pepaya.
Buah kiwi merupakan sumber asam amino arginin dan glutamat. Arginin merupakan asam amino yang bersifat vasodilator (penurun tekanan darah) dan membantu meningkatkan aliran darah.
Sebagai vasodilator, arginin juga digunakan untuk mengobati gejala impotensi. Asam amino yang sama juga mencegah terjadinya plak pada dinding arteri, khususnya pada pasien angioplasty (bedah plastik pembuluh darah).
Tinggi Mineral
Buah kiwi adalah sumber mineral yang sangat diperlukan untuk mempertahankan stamina.
Buah kiwi mengandung mineral yang sangat penting untuk pergantian kehilangan mineral tubuh akibat keluarnya keringat selama bekerja keras, berolahraga, atau cuaca panas.
Buah kiwi mengandung mineral yang sangat penting untuk pergantian kehilangan mineral tubuh akibat keluarnya keringat selama bekerja keras, berolahraga, atau cuaca panas.
Mineral utama yang terkandung dalam buah kiwi adalah kalium (potasium), magnesium, kalsium, tembaga, seng, mangan, dan fosfor. Kalium penting untuk menjaga fungsi otot dan gerak reflek sistem saraf.
Kalium juga berperan menjaga keseimbangan air di dalam tubuh. Itu sebabnya para olahragawan dan pekerja berat sangat dianjurkan mengonsumsi cukup kalium.
Kaya Vitamin
Beberapa hasil penelitian menunjukkan bahwa buah kiwi mengandung vitamin C 17 kali lebih banyak dibandingkan buah apel, dua kali lebih banyak dibandingkan jeruk, dan juga lebih banyak dibandingkan lemon.
Kandungan vitamin E pada buah kiwi dua kali lebih banyak dibandingkan alpukat. Selain itu, buah kiwi juga mengandung vitamin B1, B2, B6, asam folat, niasin, vitamin A, dan asam pantotenat dalam jumlah yang cukup berarti.
Vitamin C dan vitamin E telah diketahui peranannya sebagai antioksidan alami yang berperan penting untuk menangkal serangan radikal bebas, penyebab penuaan sel dan pemicu timbulnya berbagai penyakit.
Vitamin C membantu mempertahankan kondisi tubuh terhadap flu, meningkatkan sistem kekebalan tubuh, mengurangi tingkat stres dan membantu proses penyembuhan.
Vitamin C juga berperanan penting dalam memelihara kesehatan sel-sel kulit sehingga tetap tampak bersih, berseri dan sehat.
Vitamin C juga berperanan penting dalam memelihara kesehatan sel-sel kulit sehingga tetap tampak bersih, berseri dan sehat.
Vitamin E juga berperan menjaga kesehatan sel-sel tubuh, memelihara sel-sel kulit agar tetap muda, meningkatkan kesuburan, memperlambat efek penuaan, serta mengurangi risiko penyakit jantung koroner.
Selain vitamin C dan E, jenis antioksidan lain yang ada dalam buah kiwi adalah senyawa fitokimia tertentu, seperti karoten, lutein, xanthophyll, flavonoid, dan lain-lain.
Kapasitas antioksidan kiwi terhadap senyawa radikal bebas menempati posisi ketiga tertinggi setelah orange dan anggur merah.
Kapasitas antioksidan kiwi terhadap senyawa radikal bebas menempati posisi ketiga tertinggi setelah orange dan anggur merah.
Kalium juga diyakini sebagai mineral penurun tekanan darah tinggi.
Di lain pihak, buah kiwi hampir tidak mengandung unsur natrium, yang oleh sebagian peneliti diakui sebagai pemicu terjadinya tekanan darah tinggi.
Di lain pihak, buah kiwi hampir tidak mengandung unsur natrium, yang oleh sebagian peneliti diakui sebagai pemicu terjadinya tekanan darah tinggi.
Catatan : Perlu diketahui, ketika akan mengkonsumsi buah kiwi jangan dicampur dengan produk susu karena akan pahit rasanya.
Sumber : www.klikdokter.com

0 Response to "Mengenal Buah Kiwi dan Kandungannya Bagi Kesehatan"
Posting Komentar